Penyakit Penyerta Darah Tinggi

Seperti penyakit kronis lainnya, pada hipertensi pun berbagai penyakit dapat menyertai dan timbul bersamaan sehingga dapat memperburuk kerusakan organ.

Penyakit penyerta perlu pengobatan tersendiri dan dapat terjadi bersamaan dengan hipertensi adalah :

1. Kencing Manis (Diabetes Mellitus)

Penyakit kencing manis merupakan gangguan pengolahan gula (glukosa) oleh tubuh karena kekurangan hormon insulin. Akibatnya, kadar glukosa di dalam darah meninggi karena tidak dapat memasuki sel-sel tubuh sehingga terbuang melalui kencing atau air seni. Air kencing yang rasanya manis ini disukai juga oleh semut, dan ini merupakan cara mendiagnosa penyakit kencing manis secara sederhana.

Penyakit ini perlu segera ditangani sehingga kadar gula darahnya terkontrol. Caranya dengan mengatur pola makan (diet), latihan fisik, dan bila perlu dengan obat-obatan. Jika penyakit ini tidak terkontrol maka kadar glukosa darah yang meninggi atau hiperglikemia lama kelamaan akan menimbulkan berbagai komplikasi.

Komplikasi dapat berupa :

a. Mudah terkena penyakit infeksi
b. Hilangnya kesadaran (koma diabetik)
c. Kerusakan pembuluh darah yang menimbulkan penyakit ginjal (nefropatik diabetik)
d. Kerusakan pada mata berupa hilangnya penglihatan
e. Berkurangnya aliran darah ke otot jantung, otak dan anggota gerak bagian bawah
f. Neuropati diabetika dengan gejala rasa baal, kesemutan dan sebagainya

Kesemua komplikasi ini tentunya memperberat kerusakan organ yang juga ditimbulkan oleh hipertensi.

2. Resistensi Insulin (R-I)

Pada penyakit ini insulin tersedia di dalam darah tetapi sel tubuh tidak dapat memanfaatkannya, sehingga glukosa darah tidak dapat masuk ke jaringan tubuh. Keadaan ini banyak terjadi pada orang yang gemuk (obesitas). Akibat resistensi insulin terjadilah pengeluaran insulin yang lebih banyak lagi dari pabriknya yaitu dari sel beta pankreas. Hal ini terjadi karena pabriknya mendapat pesanan untuk mengeluarkan banyak insulin dengan maksud memasukkan gula ke dalam sel tubuh. Kadar insulin yang berlebihan di dalam darah ini disebut hipersulinemia. Dengan mengukur kadar insulin darah dalam keadaan puasa, maka kadar yang melebihi 30 mU/ml atau lebih dari 20 mU/ml, menunjukkan adanya hiperinsulinemia.

Resistensi insulin-hiperinsulinemia ini akan menimbulkan penyakit kencing manis, gangguan kadar lemak darah (dislipidemia), atau hipertensi, tergantung pada gen yang dimiliki oleh penderita. Kesemua penyakit yang timbul ini akhirnya akan merusak lapisan dalam pembuluh darah (endotelium) dengan berbagai akibatnya.

3. Hiperfungsi Kelenjar Thyroid (Hiperthyroid)

Gangguan yang satu ini merupakan penyakit endokrin. Penyakit ini mengganggu metabolisme normal di dalam tubuh dan menyebabkan naiknya tekanan darah. Hiperthyroid perlu ditangani secara serius.

4. Rematik

Penyakit rematik adalah sekumpulan gejala yang penyebabnya beraneka ragam, umumnya berhubungan dengan sistem imunitas tubuh. Sebagian peyebab rematik belum diketahui sampai sekarang. Rematik bisa datang mendadak dan baru pertama kalinya (akut), dapat pula berupa sakit sendi berulang (kronis).

Ada lebih dari 100 jenis penyakit rematik, dari yang ringan sampai yang berat. Misalnya, Rheumatoid arthritis yang merupakan penyakit rematik paling ganas karena tidak hanya menyerang sendi namun juga menimbulkan cacat. Jenis rematik pun menyerang berbagai organ tubuh seperti ginjal, hati, paru, limfa, jantung, mata, kulit, otot, syaraf, pembuluh darah, dan sebagainya. Tentu saja akibat yang ditimbulkannya dapat memperberat kerusakan organ yang ditimbulkan oleh hipertensi.

5. Gout

Gout merupakan penyakit rematik yang dipengaruhi oleh makanan. Makanan yang mempengaruhi antara lain : hati, limfa, ginjal, jeroan, otak, sardine, jantung, kerang, kacang-kacangan seperti kacang tanah dan kedelai berikut olahannya seperti tahu, tempe dan susu kacang, serta sayur-sayuran seperti bayam, buncis, dan kembang kol. Sebaiknya makanan di atas tidak dikonsumsi karena banyak mengandung purine yang dapat menimbulkan gout.

Purine yang terdapat pada bahan makanan yang telah disebutkan diatas oleh tubuh akan dimetabolisir menjadi asam urat. Serangan rematik gout terjadi akibat konsentrasi asam urat di dalam darah meninggi yang disebut hiperuricemia. Kadar asam urat yang tinggi di dalam darah inilah yang menimbulkan penyakit. Apabila mengendap di cairan sendi mengakibatkan sendi membengkak, warnanya kemerahan, disertai rasa sakit yang hebat. Selain menyebabkan serangan rematik berulang, asam urat yang tinggi juga membentuk timbunan kristal urat di kulit ginjal. Akibatnya fungsi ginjal menurun dan ini akan memperberat kelainan yang disebabkan oleh hipertensi. Bila penderita gout juga mempunyai penyakit kencing manis maka kadar asam urat di dalam darah yang melebihi 6 mg/dl akan mempermudah terjadinya perlekatan trombosit pada pembuluh darah. Lubang pembuluh darah akan mengecil yang akhirnya menyebabkan penyakit kardiovaskuler aterosklerotik.

6. Kadar Lemak Darah Tinggi (Hiperlipidemia)

Kadar lemak darah yang tinggi akan menyebabkan berbagai penyakit. Satu diantaranya adalah pemimbunan lemak pada dinding pembuluh darah, termasuk pembuluh darah jantung yang akan menyebabkan penyakit jantung koroner. Hipertensi akan menjadi lebih berat bila kadar lemak darah meninggi.


=====================================

>>> Kapsul Cellery Membantu Mencegah, Mengatasi dan Mengobati Hipertensi (Darah Tinggi), Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Sakit Darah Tinggi and tagged , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *